Hoax! Jika Bachtiar Nasir Dapat Rp 1 T Dari Jokowi


Berita Terkini ~ Ketua GNPF-MUI, Bachtiar Nasir, menyatakan tidak benar bahwa pimpinan organisasi Islam yang bertemu Presiden mendapatkan uang masing-masing sebesar Rp 1 triliun.
"Sama sekali saya tidak terima. Ustaz Zaitun dari ormas ulama Islam tidak terima. FPI tidak terima. Muhammadiyah tidak terima. Semuanya tidak terima itu," ujar Bachtiar.

Dia juga menepis tudingan yang menyebutkan bahwa pertemuan itu dilakukan untuk membicarakan penyelesaian kasus pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.
Bachtiar mengatakan, pihaknya tidak meminta Presiden menghentikan kasus hukum Rizieq maupun membicarakan kasus tersebut.
"Tapi kami konsisten mengawal dan membela kasus-kasus yang menimpa ulama dan aktivis," kata dia.
Pimpinan GNPF-MUI juga diisukan telah bertemu politisi Amien Rais setelah bertemu dengan Presiden Jokowi.

Amien Rais dikabarkan tidak setuju atas pertemuan tersebut. Kabar ini dibantah oleh pengurus GNPF-MUI, Muhammad Lutfi Hakim.
"Saya tegaskan, pertemuan dengan Amien Rais tidak ada. Kami pun baik-baik saja. Saya sudah berkomunikasi dengan Amien Rais. Saya tanya bagaimana pertemuan kami dengan Presiden, dijawab, bagus sekali," ujar Lutfi.

Pertemuan pimpinan GNPF-MUI dan Presiden Jokowi digelar di Ruang Oval Istana Merdeka, Jakarta tepat pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriah atau Minggu.
Selama ini, GNPF-MUI dikenal gencar melancarkan kritik terhadap pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo.
Kritik mereka disampaikan antara lain melalui berbagai aksi unjuk rasa di Jakarta demi menindaklanjuti proses hukum Basuki Tjahaja Purnama atas perkara penodaan agama.
Baca Juga:




Buat Anda Yang Demen Banget Taruhan Sportsbook,  Casino
Mari Coba Di Maxbet268.Com

Share on Google Plus

About Belinda Admin

BeritaMataIndonesia.Com - Berita Terakurat dan Terupdate dalam INDONESIA
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar