Terulang Lagi, Kasus Lagi!!!Sekeluarga di Medan Dibakar


Berita Terkini ~ Otak pelaku pembakaran disertai pembunuhan ini adalah JMG. Wanita ini masih memiliki hubungan kekerabatan dengan mendiang Marita.
Adapun korban tewas dalam kasus ini masing-masing Marita, anaknya Frengki (31), serta dua cucunya Selvi (5) dan Kristin (3). Keempatnya ditemukan tewas terbakar di dapur.
Beberapa pria bertopeng datang menyiramkan bensin dan membakar rumah yang berdiri di bekas lintasan rel kereta api tersebut.
Warga sekitar lokasi kejadian mengaku terkejut saat melihat rumah Gandi Ginting terbakar. Apalagi, empat penghuni rumah tersebut meninggal dalam posisi bergelimpangan.

Menurut penuturan tetangga korban, tak ada jeritan minta tolong saat si jago merah melahap rumah Gandi.
"Kami tidak ada mendengar suara apa pun dari dalam rumah. Tidak ada suara orang minta tolong atau berteriak. Padahal, kami lihat api tidak langsung besar," ujar Tarigan, tetangga korban , petugas pemadam kebakaran dari Deliserdang dan Kota Medan terkesan lambat tiba di lokasi. Akibatnya, membuat rumah Gandi beserta penghuni hangus dilalap si jago merah.


Apalagi, beberapa warga sempat melihat pria bertopeng di seputar kediaman Gandi, sebelum insiden kebakaran, orang-orang bertopeng itu berseliweran, Rabu dini hari.
Terpisah, P Simangunsong (60), tetangga Gandi, menduga, sebelum kebakaran Marita sedang bersiap-siap berangkat ke pesta keluarga.
Sedangkan, anaknya (Frengki Ginting) sedang mandi di kamar mandi.
"Ibu itu (Marita) saat kejadian sudah mengenakan pakaian kebaya. Sedangkan anaknya (Frengki) berada di dalam kamar mandi. Sementara dua cucu Marita mungkin masih tidur di dalam kamar," katanya.

Beberapa warga curiga, penghuni rumah dibunuh terlebih dahulu, sebelum terjadi kebakaran. Menurut Simangunsong, tidak tertutup kemungkinan Marita dibunuh terlebih dahulu.
Dan, saat kejadian tak ada suara minta tolong.
"Biasanya mereka (keluarga) itu sangat sensitif dengan gerakan di luar rumahnya. Sehari-hari ibu itu berjualan telor di pasar pagi. Namun, saat kejadian tidak ada suara dari dalam rumah itu," ujarnya.
Tidak hanya itu, berdasarkan pengakuan warga lainnya berinisial SS, kata Simangunsong, sempat berusaha menolong para korban dengan cara mengetuk pintu dan memanggil dari luar, beberapa pria bertopeng itu melarangnya dan melemparkan batu ke punggungnya.
Karena itu, SS ketakutan, sehingga bersembunyi di semak-semak menunggu para pelaku
meninggalkan lokasi.
"Sempat ada yang menolong, tetapi dilarang para pria yang mengenakan topeng itu," katanya.
Selain itu, warga juga mencium aroma bensin di kawasan rumah Gandi.

Kuat dugaan motif di balik pembakaran dan pembunuhan terhadap Marita beserta anak dan dua cucunya, ada unsur dendam.beberapa bulan lalu, Gandi sempat cekcok urusan tanah dengan orang berinisial M.
Perselisihan itu, lanjutnya, berujung di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Buat Anda Yang Demen Banget Taruhan Sportsbook & Casino
Mari Coba Di Maxbet268.Com
Promo Bonus New Member 10% ( Sportsbook & Casino )
Bonus Next Deposit 3% - 5%
Promo Cashback 5% - 15%
BONUS REFERRAL 2% ( SEUMUR HIDUP!!! )
Daftar Dan Mainkan ID Anda Sekarang Juga!!!
Klik ==>> Daftar

Bawa Pulang Puluhan Juta Sekarang Juga!!!
KLIK and Play with fun MaxbetIndonesia


Share on Google Plus

About Belinda Admin

BeritaMataIndonesia.Com - Berita Terakurat dan Terupdate dalam INDONESIA
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar: