Gadis 12 Tahun Menjadi Korban Nafsu Birahi "12 Orang Supir Angkot"


Berita Terupdate ~ Korban mengaku mengalami pemerkosaan lebih dari 10 kali. 
Diduga pelakunya ebih dari 12 orang. Bahkan, korban yang masih berusia 12 tahun itu sempat disetubuhi dalam angkot.
Korban pun mengaku cukup hafal dengan wajah dan nama-nama pelaku. Apalagi, ada pelaku yang cukup lama bersama korban, termasuk beberapa kali menggauli korban.
"Berulang-ulang dia disetubuhi, bahkan informasinya bos pemilik angkot juga meniduri korban," tuturnya.

KPAI akan terus melakukan pendampingan terhadap korban sampai kondisinya benar-benar pulih, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga kondisi psikologi korban."Bentuk pendampingan hingga pendidikannya nanti, termasuk rehabilitasi narkoba, karena selama bersama pelaku, korban selala di cekokin narkoba sebelum disetubuhi," ungkapnya.
Polresta Samarinda melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres, tengah menangani kasus kekerasan seksual yang terjadi kepada gadis berusia 12 tahun, yang diduga diperkosa oleh 13 oknum sopir angkot.

Namun Kuat dugaan, Bunga menjadi korban praktik perdagangan manusia yang dilakukan oleh kenalan orangtuanya.
Hal itu pun membuat kepolisian bekerja ekstra keras guna dapat segera menangkap seluruh pelaku.
Kronologi Kejadian, ketika kenalan orangtuanya yang kerap berada dirumah korban, yang memberitahukan kepada korban, bahwa ibunya menunggu dirinya di Tenggarong, Kutai Kartanegara.
Tak tahu niat busuk pelaku, korban lantas dengan polosnya mengikuti perkataan pelaku, yang langsung masuk ke angkotnya.
"Sejak itu anak saya menghilang, saya sudah berusaha mencari-cari, dan akhirnya saya ketahui kalau teman saya juga yang bawa anak saya. Di situ saya langsung cari pelaku, dan pada tanggal 20 februari saya dapat pelaku, tapi anak saya belum ketemu," ungkap Rs (38) ayah korban, Selasa (14/3/2017).

Pada Selasa (28/2) akhirnya Bunga ditemukan warga di sekitar kawasan Gunung Lipan. 
Saat itulah korban menceritakan semuanya kepada kedua orangtuanya. Korban mengaku di oper-oper dari sopir angot satu ke yang lainnya.
Selama berpindah-pindah sopir. ia menjadi korban kekerasan seksual. Tercatat, korban "dikerjai" oleh sopir angkot itu, mulai di Jalan Bung Tomo, Km 1, Km 4, Loa Janan hingga Harapan Baru.
"Selama itu juga dia (korban) diperkosa, saya janji kalau polisi tidak cepat tangkap pelaku, saya dan teman-teman saya yang akan cari mereka," tegas Rs saat ditemui di Maporesta Samarinda.
Pihaknya pun melaporkan hal itu ke kepolisian, pada Senin (13/3/2017).
Saat ini korban dan ibunya tengah menjalani pemeriksaan oleh kepolisian.
Selama menjalani pemeriksaan, korban dibawah pendampingan Dinas Pemberdayaan Perempuam dan Anak, Kota Samarinda, dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Samarinda.
Sementara itu, ibu korban Tn (28) yang selalu setia bersama korban saat menjalani pemeriksaan menjelaskan, selain diperkosa, anaknya juga dipaksa untuk isap narkoba jenis sabu.

"Dia ngaku kalau disuruh gunakan sabu juga, saya tidak kuat dengar ceitanya," ucapnya pasrah.
Dia pun berharap, seluruh pelaku dapat segera diamankan dan dihukum seberat-beratnya. "Kalau bisa dihukum berat, dikebiri saja, supaya tidak ada lagi korban lainya, karena pelaku ini tidak sendirian, tapi 8-13 orang," ucapnya.




Share on Google Plus

About Belinda Admin

BeritaMataIndonesia.Com - Berita Terakurat dan Terupdate dalam INDONESIA
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. Yang seperti ini harus mendapatkan ganjaran seberat-beratnya agar menjadi pembelajaran buat yang lain. And than Thank you your writing is very useful with obat perangsang wanita

    BalasHapus