Lokasi Sidang Ahok Pindah Jadi "Maju Mundur"


Berita Terpercaya ~ Atas permintaan Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Mahkamah Agung setuju memindahkan lokasi sidang dari gedung bekas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ke Kompleks Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

"Sidang akan dipindah ke ruang auditorium Kementerian Pertanian di Jalan MR Haryono, nomor 3, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pemindahan lokasi sidang telah disetujui dan diputuskan berdasarkan SK Ketua MA bernomor 221/KMA/SK/2016" ujar Kepala Humas Mahkamah Agung (MA), Ridwan Mansyur, Jumat 23 Desember 2016.

Menurut dia, sidang dipindahkan agar sidang Ahok dapat menampung pengunjung yang lebih banyak.

"Di gedung bekas PN Jakpus itu terlalu sempit. Agar lebih banyak menampung pengunjung sidang, polda dan kejati mengajukan permohonan agar persidangan dipindahkan. Dipilihlah di auditorium Kementerian Pertanian, kan lebih besar," kata Ridwan.

Alasan lain, ia menambahkan, adalah faktor keamanan. Sehingga, sidang Ahok diharapkan dapat berjalan lancar. "Ini kan juga karena Kamtibmas. Ruang yang lebuh luas diharapkan dapat memudahkan persidangan," ungkap dia.

Meski begitu, Ridwan mengaku, jumlah pengunjung sidang Ahok bukan tidak dibatasi, melainkan tetap dibatasi. Sebab, jika sidang Ahok telalu disesaki pengunjung dikhawatirkan dapat mempengaruhi pihak-pihak di persidangan.

"Jangan sampai ada yang berdiri-berdiri. Dipilih tempat yang luas kan supaya persidangan berlangsung kondusif. Jangan sampai nantinya pengunjung justru mempengaruhi keterangan saksi-saksi atau terdakwa," Ridwan menandaskan.

Kepolisian pun sudah bersiap jelang sidang ketiga Ahok di lokasi baru. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah mengecek lokasi baru tersebut. Polisi juga telah melakukan sterilisasi tempat sidang untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

"Iya, sudah dilakukan pengecekan dan persiapan juga. Di sana tempatnya cukup baik untuk dilakukan sidang," ujar Argo saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu 25 Desember 2016.

Argo mengklaim, lokasi tersebut sudah siap digunakan untuk sidang lanjutan kasus yang menjerat Ahok. Namun polisi belum bisa pastikan berapa kekuatan personel yang bakal diterjunkan untuk mengamankan jalannya persidangan.

"Kita melihat dulu, ya. Jumlahnya itu bisa naik bisa turun, tergantung dengan jumlah masyarakat yang berkembang di sana. Kita melihat dari pergerakan intelijen yang dibuat oleh Dit Intelkam," beber dia.

Nantinya, personel kepolisian tersebut akan dikerahkan untuk mengantisipasi adanya demonstrasi dan mengamankan jalannya persidangan seperti sidang-sidang sebelumnya. Polisi juga membantu mengurai kemacetan yang ditimbulkan dari adanya kegiatan ini.

"Kalau arus lalu lintas tetap diberlakukan seperti biasa. Pengalihan akan diterapkan secara situasional melihat perkembangan di lokasi nanti," Argo memungkas.
Share on Google Plus

About Belinda Admin

BeritaMataIndonesia.Com - Berita Terakurat dan Terupdate dalam INDONESIA
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar